Apa resep sukses digital marketing? salah satu dari beberapa faktor yang menjadi poin penting yaitu menjalankan bisnis melalui website branding dan juga informatif untuk calon pelanggan anda.

 

Pada awalnya membangun sebuah bisnis perlu ada “Wild Concept” atau konsep yang liar.

 

 

kenapa “Wild Concept”? dari sebuah konsep ide harus dikulik lagi untuk mendapatkan esensi terbaiknya.

Bicara tentang pemasaran digital, konsep yang harus ada itu adalah Copywriting dan Visual.

Kedua poin tersebut merupakan elemen penting untuk pemasaran digital, karena orang-orang sekarang lebih pintar akan informasi yang baik dan buruk.

Hal pertama yang harus diingat dalam memulai bisnis di Internet atau Online yaitu kepemilikan aset.

sekarang bagaimana menjalankan bisnis melalui branding situs web?

Bagaimana memiliki identitas merek atau identitas merek?

branding situs web

Tentukan dari bisnis anda? Apa yang anda jual? Produk atau Jasa?

setelah melihat dari bentuk dari produk anda? sekarang menentukan identitas secara Visual! bisa dari warna atau bentuk.

Pernah melihat Tokopedia menggunakan warna merah untuk websitenya? tentu tidak, karena warna merah menjadi identitas Bukalapak .

Warna apa yang digunakan oleh Tokopedia? tentunya warna hijau.

Maka untuk memiliki branding situs web, anda harus melihat identitas merek anda.

setelah itu mulai proses pengembangan , istilah ini biasanya digunakan untuk memulai sebuah aktivitas yang bersifat teknis.

Aset digital salah satu benda berharga di dunia maya.

Apa yang dimaksud dengan Aset digital? Itu seperti website, akun media sosial, dan aplikasi mobile (apps)

Namun pada kesempatan kali ini, Aset digital yang akan dibahas adalah Situs Web.

Oke, untuk membangun situs web yang baik dan benar harus tahu situs web apa yang akan dibuat!

Tipe-tipe website sekarang ini hanya akan beberapa yaitu:

  1. Profil Perusahaan
  2. Perdagangan elektronik
  3. Blog
  4. Forum
  5. E-learning

Dari kelima jenis website tersebut, kira-kira jenis website branding yang manakah yang anda butuh?

Bingung? cukup dengan melihat produk anda? kriteria anda seorang penulis biografi seperti Kenya Sentana (salah satu klien ALFS Digital) maka anda dapat mengatur Blog

kenapa begitu? karena untuk memastikan anda seorang penulis, maka akan lebih banyak hasil tulisan atau artikel di situs web.

Oke, lanjut ke poin memulai membangun situs web, memilih jenis / tipe situs web maka sekarang mulai untuk mempersiapkan Rencana Komunikasi.

Sekarang merencanakan UI / UX yang sesuai dengan Identity Brand.

bagaimana dengan pilihan visual anda? sudah fix dengan warna yang sesuai dengan bisnis anda?

Jadi secara singkat, UI / UX itu merupakan ilmu baru di dunia teknologi khususnya Pemrograman Web, Antarmuka Pengguna yang berarti tampilan pada situs web dan Pengalaman Pengguna merupakan kebiasaan pengguna melihat situs web pada umumnya.

Lanjut setelah memiliki situs web, apa langkah selanjutnya? tentunya dengan memiliki halaman Landing.

Apa itu Halaman landing? sederhana aja.

Halaman situs web yang berisi informasi tentang bisnis

Apakah cara ini efektif? tentu iya.

Tapi perlu konten pemasaran yang juga menarik, tanpa adanya pemicu, audiens tidak akan mengklik dan mengunjungi website.

cara agar audience mau click, dengan memberikan sebuah reward.

Berikan informasi yang memang membuat mereka mengatur, jangan basa-basi dan tidak sesuai dengan konteks saat halaman arahan.

karena sekarang banyak sekali landing pages yang buruk, dengan format one-page atau bahkan unlimited scroll yang terlalu banyak CTA.

yap, walaupun CTA itu sangat diperlukan, namun kita sebagai pemasar perlu memberikan informasi yang selektif.

untuk memberikan kesan profesional untuk website anda, buatlah halaman arahan.

Panduan membuat Landing pages yang baik yaitu:

1. Fokus kepada Copywriting yang singkat dan jelas

Use Headline dan penjelasan singkatnya untuk menjelaskan kenapa mereka harus mendarat di halaman website!

memberikan kalimat-kalimat persuasif namun tidak membohongi mereka tentang produk anda.

2. Tambahkan Visual yang relevan sesuai dengan Campaign yang berjalan.

Selalu gunakan visual yang relevan, jangan pernah menggunakan gambar yang eye-catchy namun tidak relevan.

3. Gunakan Wawasan Kecepatan Halaman untuk melihat performa memuat halaman.

Apakah halaman arahan sudah ringan, karena audiens akan keluar masuk halaman arahan sangatlah lambat untuk dibuka.

4. Tambahkan CTA (Call to Action) yang paling realistis

CTA merupakan tombol atau hyperlink yang mengarahkan untuk melakukan aktivitas selain membaca. Bisa DENGAN Beli Sekarang , Hubungi kami ataupun Pelajari More ..

perlu diketahui bahwa halaman arahan bersifat sementara, karena informasi bersifat untuk mendukung kampanye yang dijalankan.

Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan informasi tentang landing page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *